Tampilkan postingan dengan label Kolom Jati Diri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kolom Jati Diri. Tampilkan semua postingan

03 November 2010

Jati Diri

Menetapi Kesabaran
Tulisan ini didedikasikan untuk diri pribadi dan pamanku yang bernama Sabar dengan ke-Indonesia-annya yang kental.

marah1 Kesabaran ternyata butuh ketetapan. Ia perlu dibuatkan semacam peraturan untuk bisa menetap di dalam diri. Ia tak boleh sekedar mampir, lalu pergi ketika kita memerlukannya. Ia perlu tinggal, untuk membantu menjernihkan keruhnya hati dan pikiran.


DUA tahun mencari inspirasi tentang kesabaran, baru sesudahnya saya menemukan, dan menuliskannya untuk sahabat kejernihan hati yang sedang mencari jati diri. Inilah pelengkap ilmu kehidupan yang pernah saya tuliskan dalam blog ini, setelah syukur dan ikhlas.

14 Oktober 2008

Jati Diri - Tentang Kesederhanaan

Mencoba Hidup Sederhana

SAYA pernah mendengar berita ada orang yang tega menghabisi nyawa orang lain hanya untuk mendapatkan uang. Ada 2 berita yang saya dengar. Satu ada di Jayapura, satu lagi ada di Jombang, Jawa Timur. Terungkapnya pelaku pembunuhan ini hampir berbarengan.
 

Pembunuhan di Jayapura dilakukan seorang remaja usia 20-an tahun. Tergolong muda. Ia menghabisi nyawa orang yang selama ini telah berbuat baik padanya. Motifnya, uang ratusan juta rupiah.

Sementara pembunuhan yang terungkap di Jombang, Jawa Timur, pelakunya juga seorang pemuda yang dulunya pernah mengajar anak-anak mengaji. Modus pembunuhannya cukup keji. Tidak hanya dilakukan sekali, tapi berkali-kali. Korbannya cukup banyak. Mulai laki-laki dewasa hingga ibu-ibu, bahkan sampai ke anak-anak juga jadi korban. Motifnya juga uang.

13 Oktober 2008

Jati Diri - Tentang Kejujuran

Berlatih Jujur di Dalam Negeri yang Penuh Maling


SUATU hari di bulan Oktober 2007 saya belanja peralatan komputer di sebuah toko komputer terbesar di Jayapura. Peralatan itu untuk kantor koran harian yang akan didirikan akhir November 2007. Kebetulan saya terlibat didalamnya, dan saya mendapat bagian untuk pengadaan peralatan perkantoran. Belanjaan itu menelan uang lebih dari Rp 33 juta, dengan diskon hampir Rp 1,5 juta.
 

Pas hendak bertransaksi, supervisor toko menyodori saya dengan kuitansi sementara yang dikeluarkan sebagai bukti untuk bos saya sebelum dilakukan transaksi pembayaran. Kuitansi tersebut ditulis lengkap dengan spesifikasi (spec peripheral) dari satu unit komputernya. Mulai dari kapasitas hardisk, kapasitas memory hingga kartu grafis yang terpasang.

12 September 2008

Jati Diri - Tentang Syukur

Tiada Hari Tanpa Terima Kasih


RANGKAIAN pemberian yang tiada habisnya, inilah sebenarnya yang dialami dalam keseharian hidup kita. Mulai dari udara yang kita hirup setiap harinya, lalu beranjak awal hari yang matahari selalu memberi terangnya, hingga air hujan yang membuat subur gersangnya bumi. Inilah rangkaian pemberian yang tiada batas. Belum lagi munculnya tangan-tangan pemurah yang mewakili sifat pengasihnya Tuhan, menjadikan hidup tiada hari tanpa pemberian.

Jika mau jujur, sebenarnya kita selalu dan selalu melupakan rangkaian pemberian itu. Yang setiap kita ingat adalah penuntutan-penuntutan yang membuat sesaknya hati dan pikiran. Mulai dari karyawan yang menuntut perusahaannya agar menaikkan gaji, rakyat yang menuntut pemerintahnya agar menurunkan harga BBM, anak yang menuntut orangtuanya agar membelikan kendaraan buat pergi ke sekolah, istri yang menuntut suaminya agar menambah uang belanja bulanan, hingga yang paling parah adalah tuntutan pada Tuhan agar mengabulkan doa.

11 September 2008

Jati Diri - Tentang Ikhlas

Menuntut Ilmu Ikhlas


KENALKAN sebuah ketulusan. Datang dari jiwa yang tak pernah meminta. Hanya memberi dan memberi. Tangan tak pernah sekalipun menengadah, kecuali saat berdoa. Semata-mata bingkisan kepada Tuhan.

Dalam perenungan untuk mencari sosok jati diri seorang anak manusia, saya sering duduk tepekur memikirkan seorang sahabat yang bernama ketulusan. Ia juga terkenal dengan nama ikhlas.

Sahabat ini memiliki ilmu yang lebih tinggi dari sekedar jujur. Ia mampu menjelajahi dunia hati yang bisa melewati batas ruang dan waktu. Ia kerap duduk sendirian melamunkan saatnya nanti untuk bertemu Tuhannya.