Tampilkan postingan dengan label News Story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News Story. Tampilkan semua postingan

18 Juni 2010

Bisnis Air Minum di Blora
'Jemput Bola', Air Mengalir Sampai Jauh

Bisnis air di Blora cukup menjanjikan. Susahnya mencari sumber mata air jernih di wilayah Kabupaten Blora menjadikan potensi usaha di per-airan berpeluang besar. Diperkirakan akan bertahan cukup lama. Apalagi air menjadi kebutuhan vital. Kini, air kesehatan juga tengah membidik.

TRUK tangki itu berjalan perlahan ketika sampai di Kilometer 6,5 dari Blora arah Cepu. Berhenti tepat di depan pengisian air galonan Lqua di samping Kantor BKK Jepon. Seorang krunya turun dan mengulur selang menuju belakang instalasi pengisian air galonan. Di sana ada tangki berukuran besar warna kuning yang terbuat dari bahan fiberglass. Volume tangki mencapai 5 ribu liter.

"Masih ada tangki yang kecil. Ada dua. Masing-masing seribu liter. Jadi total tangki yang saya miliki ada 7 ribu liter," kata Frida Darmawan, pemilik pengisian air galonan Lqua.

12 Mei 2010

Parto Paiman, Manusia Tertua di Blora
Mampu Mendengar Setiap Tanggal Muda

Sensus penduduk yang dilakukan Badan Pusat Statistik Blora menemukan seorang kakek berumur 125 tahun di Dusun Wegil, Desa Bacem, Kecamatan Banjarejo. Bisa jadi temuan ini merupakan rekor manusia tertua di Indonesia. Lucunya, kakek ini telinganya mampu mendengar setiap tanggal muda.

Liputan: Gatot Aribowo

TUBUH kurusnya terbungkus kulit keriput. Badannya terbungkuk, namun tak bongkok. Jalannya tertatih. Alis memutih, rambut tak tumbuh lagi. Pandangannya kadang kosong. Bicaranya tak jarang nglantur. Namun tetap berlogika. Cucu-cucunya kerap dikumpulkan untuk sekedar mendengarkan cerita masa lalu sang kakek.
 

“Saya mampu memperkirakan umurnya dari cerita-ceritanya,” kata Suyati, cucu tertua dari Parto Paiman, seorang tua berumur 125 tahun.

05 Mei 2010

Sugiyono 
“Cah Mbloro” Beromzet Rp 1 Miliar


Awal kenekatan yang bermodal Rp 1 juta, kini omzet tahunan bisa mencapai Rp 1 miliar dengan keuntungan bersih sedikitnya 20 persen.

Oleh: Gatot Aribowo

________

DUA mainan sepeda air (water bike) berbentuk angsa itu turut memenuhi ruangan seluas tak lebih dari 40 meter. Yang depan warna kuning, di belakangnya warna merah. Di sekelilingnya berserakan bahan-bahan fiber glass. Siap digunakan untuk merangkai orderan mainan anak-anak yang terbuat dari bahan fiber glass.

12 November 2009

Menarik Benang Merah Rentetan Peristiwa yang Menimpa KPK (Bagian 1)
Saling Memati-Matai dan Adu Jebak

Ketika polisi dan KPK saling memata-matai serta beradu jebak, dengan dalangnya duo Anggodo dan Anggoro.

Catatan: Gatot Aribowo

ADAKAH yang telah membangun teori: polisi memiliki sifat menjebak? Saya tak bertele-tele untuk berteori, bagaimana Susno Duadji, Non Aktif Kabareskrim Mabes Polri sampai berpikiran untuk menghadiahi pelajaran buat adik-adiknya di KPK.
Menarik Benang Merah Rentetan Peristiwa yang Menimpa KPK (Bagian 2)
Buaya Tercebur ke Sungai

 
Dalam sejarah hukum Indonesia, baru kali ini kasus hukum prosesnya dibuka blak-blakan ke publik melalui media. Siapa membohongi siapa?

Catatan: GATOT ARIBOWO

DARI mana munculnya istilah Cicak Buaya? Mengapa saya berani mengatakan buaya tercebur ke sungai? Jawaban pertanyaan terakhir dari saya adalah kecerobohan polisi dengan menetapkan tersangka kepada dua pimpinan non aktif KPK, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah, tanpa terlebih dulu menemukan sosok Yulianto.
Memang, munculnya nama Yulianto ini terlambat. Penetapan tersangka terhadap 2 dari 5 pucuk pimpinan KPK ini memang lebih duluan dari BAP kedua Ary Muladi yang menyatakan ia memberikan uang dari Anggodo ke Yulianto, bukan ke Bibit dan Chandra.
Menarik Benang Merah Rentetan Peristiwa yang Menimpa KPK (Bagian 3-Habis)
Dari Banjaran Hingga Masaro Sampailah ke Century

Merentang waktu peristiwa-peristiwa yang melibatkan pimpinan KPK. Adakah invisible hand yang sulit tersentuh?

Catatan: GATOT ARIBOWO

SEMUANYA bermula dari laptop Antasari Ashar (AA). Penyitaan laptop milik AA mengungkap rekaman antara AA dengan Anggoro Wijaya di Singapura. Laptop disita untuk mencari bukti tambahan keterlibatan AA atas pembunuhan Nasruddin Zulkarnaen, Direktur PT Putera Rajawali Banjaran. Tahu-tahunya polisi dapat rekaman testimoni Anggoro ke AA yang disampaikan dalam pertemuan di Singapura. Isinya menyentak polisi. Ada uang suap yang jumlahnya miliaran ke pejabat dan pimpinan KPK, antara lain ke Chandra M Hamzah, Bibit Samad Riyanto dan M Yasin.

23 Juni 2009

Mencari Tahu Kehidupan Malam di Jayapura (Bagian 1)
Booking Duduk Rp 50 Ribu

Bisnis prostitusi di bar-bar bukan rahasia umum lagi. Dikenal dengan BL (Boking Luar), bisnis ini jadi bisnis sampingan bar-bar di Jayapura. Lalu adakah trafficking?
ilustrasi dugem
Illustrasi


Liputan: Gatot Aribowo

LAJU kendaraan roda empat yang kami tumpangi perlahan mendekat areal parkiran sebuah bar yang ada di kawasan Entrop, Jayapura. Berderet di kawasan itu ada 2 bar berhadapan. Satu bar di sisi kanan pindahan dari bar yang ada di Polimak.

Bar di sisi kiri areal parkir sudah tak muat. Sedikitnya 18 mobil berderet di areal parkir dalam itu. Sementara bar di sisi kanan masih ada yang kosong. Tampaknya kalah saingan dengan tetangganya. Tujuan kami ke bar di sisi kiri. "(suasana) Musiknya lebih enak," kata kawan yang duduk di sisi kiri sopir kami.

Ia cukup mengenal kehidupan bar. Ia termasuk unik. Tak suka minum bir dan tak suka ditemani wanita.
Mencari Tahu Kehidupan Malam di Jayapura (Bagian 2)
BL Diluar Jam Kerja, Rp 550 Ribu

Bisnis terselubung ini tak ubahnya membuat lokalisasi tersembunyi di sudut-sudut kota Jayapura. Penikmatnya, mulai anak muda berduit hingga pengusaha, bahkan sampai pejabat.

Liputan: Gatot Aribowo

GADIS-gadis seksi itu terpajang di akuarium. Ini istilah buat ruangan di salah satu bar yang menjadi tempat gadis-gadis bar berkumpul sebelum turun dibooking. Ukuran ruangan sekira 4 kali 6 meter. Ada kaca lebar di bagian depan, samping pintu keluar masuk. Pengunjung bisa melihat ke dalam melalui kaca ini, memilih gadis-gadis bar yang akan dibookingnya.

Dari dalam, gadis-gadis bar itu tak bisa menyaksikan pengunjung yang  hendak memilih-milih. Jadi aman buat pengunjung yang dikenali oleh gadis bar.

Serra duduk di salah satu kursi yang ada di sudut kiri. Kadang ia asyik bercengkerama dengan teman di sebelahnya. Sesaat ia menerawang, memikirkan anaknya yang jauh di kampung halaman.

27 November 2007

Tenggelamnya Rumpun Melanesia


Jaksa memburu buku “Tenggelamnya Rumpun Melanesia” untuk disita. Masyarakat memburunya karena penasaran, apa isinya? Disisi lain, potensi dunia tulis menulis yang tumbuh di Papua jadi terancam. Kebebasan berekspresi terganggu.

oleh : Gatot Aribowo 

DUNIA TULIS MENULIS di Jayapura digoyang Jaksa Agung. Melalui Surat Keputusannya, Jaksa Agung Hendarman Supandji menarik peredaran buku berjudul “Tenggelamnya Rumpun Melanesia” yang ditulis Sendius Wonda. Buku ini ditarik Kejaksaan Negeri Jayapura dari Toko Buku Gramedia, setelah diperintahkan Jaksa Agung melalui keputusannya Kep-123/A/JA/11/2007.

Sebanyak 55 buku yang tersisa diambil dari Gramedia Jayapura.

“Kami didrop penerbit sebanyak 100 buku. 45 buku telah terjual,” kata Iwan Van Wilan Haro, Supervisor Penjualan Toko Buku Gramedia Jayapura.

06 Desember 2006

OPM dari Pemerintah Indonesia


Nama Organisasi Papua Merdeka ternyata pemberian dari pemerintah Indonesia. Pernah mengumandangkan proklamasinya pada 1 Juli 1971, organisasi ini masih tetap eksis hingga sekarang.

Bendera Bintang Kejora, salah satu lambang eksistensi dari Organisasi Papua Merdeka
oleh: Gatot Aribowo 

SANGAT SULIT untuk menelusuri keberadaan tokoh-tokoh OPM sekarang. Selain letak persembunyiannya yang jauh di pedalaman, organisasi ini sering menutup diri. Kemunculannya sering aksidental. Tak terduga. Jarang muncul ke media, kecuali pas penyerahan diri atau ingin membuat pernyataan saat mereka dipojokkan.

Serangan OPM di Akhir Tahun

Nama OPM kembali dimunculkan. Mereka diklaim dibalik tewasnya Serda Joko Susanto dan Tobias Sirgen di Puncak Jaya. Organisasi garis keras yang ngotot memperjuangkan kemerdekaan Papua sulit hilang.


Oleh : Gatot Aribowo

Tretet…tet..tet…tet..
Bunyi rentetan tembakan itu begitu lengking terdengar. Orang-orang yang mengikuti acara deklarasi pencalonan Lukas Enembe-Henock Ibo dihari itu, tersentak. Belum usai kekagetan mereka, terdengar lagi bunyi tembakan. Jumat, dari pagi hingga siang itu telah terdengar bunyi letusan senjata sebanyak tiga kali.

01 Mei 2006

Gelora Syariah Mengepung Kota

gatra JEJAK regulasi bernuansa Islami di Sulawesi Selatan seolah mengikuti perjalanan karier Patabai Pabokori, 54 tahun. Ketika ia kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, DPRD mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) Pendidikan Al-Quran, 18 April lalu. Patabai bangga. "Inilah satu-satunya perda tentang pendidikan," katanya. Wakil Gubernur Syahrul Yasin Limpo pun berharap, perda ini dapat mempercepat penurunan buta aksara Al-Quran.

 

Sebelum itu, saat menjabat sebagai Bupati Bulukumba untuk dua periode (1995-2005), Patabai menggolkan empat perda berspirit syariat Islam. Perda Minuman Keras; Zakat, Infak, dan Sedekah; Baca-Tulis Al-Quran bagi Siswa dan Calon Pengantin; serta Pakaian Muslim/Muslimah.

03 April 2006

Muka Dua Australia di Papua

west-papua-flag AJAKAN itu disampaikan setengah berbisik. ''Kita cari suaka saja ke luar negeri!'' kata seorang mahasiswa ke kuping Arsio Richard Iek, yang tengah tergeletak lunglai di bangsal Rumah Sakit Dian Harapan, Jayapura, Papua. Arsio tak menjawab. Ia hanya menyeringai, menahan sakit di bagian pinggang yang terkoyak oleh sebutir pelor.

 

Bagi Arsio, ajakan seorang teman itu cukup mengusik. Apalagi disampaikan ketika ia merasa terancam. Boleh jadi, ia akan merasa lebih damai bila jadi menjauh dari tanah kelahirannya, Papua.

20 Maret 2006

Abepura Berdarah 16 Maret 2006

Intifada Memakan 3 Brimob

Kesaksian jurnalis televisi ketika merekam tragedi yang menyanyatkan hati.

 oleh: Gatot Aribowo

“SAYA TAHU DIA PERGI (MAIN) BILYARD.” Kata itu keluar dua kali dalam isak tangis Ida, di teras ruangan UGD RSUD Abepura, Kamis siang, 16 Maret lalu. Lirih. Air mata berlinang, mengiringi suasana haru orang-orang disekitarnya. Dipeluknya seorang anggota Brimob Polda Papua dan ditumpahkan kesedihan dan kepiluan hati seorang istri yang ditinggal mati suaminya.

Ida adalah istri dari Briptu Arizona yang meninggal di RSUD Abepura usai pembubaran aksi pemalangan jalan menuntut penutupan PT Freeport di depan Kampus Uncen, Abepura, 16 Maret lalu. Selain Briptu Arizona, dua anggota Brimob lainnya, masing-masing: Brigadir Syamsudin dan Baratu Daud Sulaiman meninggal ditempat kejadian. Sementara 1 intel Lanud Jayapura, Agung Triyadi ditemukan tewas mengenaskan didalam kampus Uncen.

Pasca Abepura Berdarah 16 Maret 2006

Kemarahan yang Belum Reda
3 kawannya meninggal mengenaskan. Didepan mata mereka. Dendam seperti menggelayuti. Tak perduli ke sesama anggota polisi, Brimob juga sering melampiaskan emosi.

oleh: Gatot Aribowo
tratatat…tratatat..tat..tat…tang..tang…

JUM'AT MALAM (17 Maret 2006), beberapa kali tembakan terdengar tak jauh dari Balai Wartawan, Kantor PWI Papua. Saka, salah seorang warga yang tinggal dilingkungan Kantor PWI Papua coba mengintip dari balik pagar. Tak ada anggota polisi yang menenteng senjata.

Sabtu paginya, kembali dia dengar beberapa kali tembakan. Dia berdiri di depan pagar Balai Wartawan. Dilihatnya seorang anggota Brimob berdiri dipinggir jalan, depan Polsek Jayapura Selatan menembakkan senapannya ke atas. Polsek itu letaknya 20-an meter dari Balai Wartawan.

27 Februari 2006

Dunia Lain Rimba Papua

Kangguru jenis pohon ditemukan di Papua BEGITU helikopter rombongan peneliti mendarat di sebuah situ kering di tengah rimba Papua, medio November tahun lalu, jarum jam seakan berputar cepat ke belakang. Bak menembus lorong waktu ke masa silam, para ilmuwan itu tiba di sebuah dunia asing, yang berkembang tanpa manusia.

 

Beberapa langkah dari tempat pendaratan heli, mereka bertemu dengan seekor landak berpelatuk yang sama sekali tak terganggu oleh kedatangan mereka.