Yach, semuu. Karena penyesalan hanyalah gumpalan awan kelam yang akan membuat mendungnya suasana hati. Suram, menjadikan langkah-langkah kaki semakin rapuh dalam menapaki hari ini.
Aku jadi ingat dengan ungkapan dari buku seorang penulis yang selalu menyebut dirinya dengan kejernihan. Masa lalu memang telah lewat. Ia tak akan mungkin dibalikkan dengan perjalanan waktu yang selalu berputar maju. Sementara masa akan datang masih gelap. Ia hanya sekumpulan misteri yang tak bisa ditebak secara pasti. Satu-satunya yang ada adalah saat ini, masa sekarang yang perlu dirangkul dan dipeluk mesra. Agar bisa menghirup udara keindahan akan adanya hidup dan kehidupan.



